SEBER, Konsep Pembangunan Matim dari Paket ASET, ini Penjelasan Singkatnya

0
Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Manggarai Timur Andreas Agas dan Stefanus Jaghur
Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Manggarai Timur Andreas Agas dan Stefanus Jaghur. Foto: Laman Facebook PAN Manggarai Timur

VISTABEOGE.COMSapaan penuh senyum bermekaran dari mulutnya. Setiap tuturannya mengalirkan sejumlah ide dan gagasan pembangunan untuk daerah bernama Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Sosok rendah hati yang terlihat tegas dan berwibawa ini, dipastikan menjadi calon wakil bupati di daerah itu untuk periode 2019-2024. Dia adalah Drs. Jaghur Stefanus. Menghadapi Pilkada di daerah tersebut, dia maju bersama calon bupatinya Agas Andreas, SH.M.Hum

Pasangan Agas Andreas, SH.M.Hum dengan Drs. Jaghur Stefanus (ASET), membawa konsep SEBER untuk membangun Kabupaten Matim di Flores, NTT.

Ini penjelasan singkat dari ASET terkait Konsep Seber itu.

SEBER merupakan akronim dari Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya. SEBER dalam Bahasa Manggarai artinya rajin atau ulet. ASET juga memaknai SEBER sebagai budaya kerja dan etos kerja.

Budaya dan etos tersebut harus dimiliki oleh pemerintah dan masyarakat yang berorentasi pada hasil maksimal serta unggul. Dengan hasil etos kerja yang maksimal dan unggul, diyakini turut memberi kontribusi kuat  bagi pembangunan yang adil, merata serta memenuhi hak-hak dasar bagi semua komponen masyarakat Matim.

“Kami tentunya juga mau melanjutkan sejumlah hal yang dilakukan oleh bupati dan wakil bupati sekarang. Infrastruktur dan sektor pendidikan serta kesehatan, menjadi perhatian utama kami,” kata Stefanus saat ditemui, Senin (18/9/2017).

Dalam visi dan misi yang diuraikan Paket Aset, program yang ditawarkan terbagi menjadi tiga bagian, yaitu prioritas wajib; prioritas unggulan dan prioritas pendorong percepatan.

Prioritas wajib ada dua, yakni peningkatan akses termasuk kualitas pendidikan, kedua peningkatan akses dan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk prioritas unggulan, yaitu revitalisasi pertanian berbasis organik; pengembangan destinasi pariwisata berbasis kearifan lokal; pengembangan industri kecil dan industri rumah tangga serta penguatan UMKM juga koperasi.

Sedangkan prioritas pendorong percepatan, adalah pertama pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan laut dan udara, air bersih, irigasi, listrik, sarana dan pra sarana untuk pendidikan dan kesehatan serta tekhnologi informasi.

Kedua, penguatan desa menuju desa layak anak; desa ramah perempuan; desa mandiri pangan dan energi; desa harmonis dengan sesama dan lingkungan; pembangunan sumber daya alam dan lingkungan; peningkatan perlindungan sosial dan kesejahteraan; penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan dan inovatif.

“Sejumlah potensi pariwisata akan terus dikembangkan dan dipromosi, demi mendukung peningkatan jumlah kunjungan yang berpengaruh pada peningkatan pendapatan daerah,” kata Stefanus.

Konsep SEBER yang digagas Paket Aset, menurunkan beberapa item lainnya yang menjadi fokus perhatian, seperti untuk pendidikan yang terdiri dari 6 poin terobosan; kesehatan 11 poin; ekonomi 18 poin; infrastruktur 6 poin; budaya dan sosial 11 poin serta lingkungan hidup yang terdiri dari 5 poin terobosan.

“Kami terus mendalami program kerja yang kami tawarkan. Bagi kami, kerja nyata adalah hal yang paling utama demi kebaikan semua masyarakat di Manggarai Timur,” tutur Stefanus.

Untuk diketahui, suhu politik di Matim saat ini sudah mulai diwarnai persaingan antara sejumlah nama yang akan bertarung dalam Pilkada. Semuanya menawarkan gagasan brilian demi meningkatkan kualitas pembangunan di kabupaten itu.(ili)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here