Bandara Ngurah Rai Ditutup

0
Sejumlah warga negara asing menunggu kejelasan penerbangannya di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (6/8). Bandara Ngurah Rai kembali menutup aktivitas semua penerbangan pada Kamis (6/8) mulai pukul 12.00 WITA karena peningkatan gangguan debu vulkanik Gunung Raung. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/aww/15.

BALI, VISTABEOGE.COM – Pihak Angkasa Pura I (Persero) secara resmi mengumumkan penutupan Bandara Internasional I Ngurah Rai, Bali, Seni (27/11/2017). Pengumuman itu tertuang dalam surat PT Angkasa Pura I (persero) nomor 03/08.01/2017/GM.DPS.

Keputusan penutupan Bandara Ngurah Rai berkaitan dengan peristiwa meletusnya Gunung Agung.

“Menunjuk notoce to airman (NOTAMN) nomor: A4242/17 tanggal 27 Nopember 2017, bersama ini disampaikan bahwa dikarenakan abu vulkanik dari Gunung Agung yang berlokasi di Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai mengalami penutupan sejak tanggal 7 Nopember pukul 07.15 Wita sampai dengan tanggal 28 Nopember pukul 07.00 Wita,” tulis General Manager PT Angkasa Pura I (persero), Yanus Suprayogi dalam surat pengumumannya, Senin (27/11/2017).

Yanus juga menerangkan bahwa dengan ditutupnya Bandar Udara I Ngurah Rai Bali, maka semua operasional penerbangan baik datang dan berangkat dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dibatalkan hingga adanya pemberitahuan resmi dari pihak AP I.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, semua operasional penerbangan baik datang dan berangkat dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dibatalkan sampai menunggu pemberitahuan berikutnya,” tulis Yanus di butir kedua pengumuman itu.

Sebagaimana diketahui, Gunung Agung mulai memasuki fase freatik pada Sabtu (25/11) dan Senin (27/11) pagi telah memasuki fase magmatik yang disusul dengan naiknya status gunung menjadi awas. Fase magmatik merupakan erupsi magma yang menghasilkan produk magma seperti abu atau pun lava.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here